Pelajaran yang Bisa Dipetik dari Manga Kenji

"Kenji" adalah manga jadul bertema seni beladiri yang dikarang oleh Ryuchi Matsuda (penulis cerita) dan Yoshihide Fujiwara (ilustrator). Manga ini menceritakan petualangan seorang praktisi seni beladiri modern bernama Kenji Goh dan merupakan salah satu manga bertema beladiri yang paling nyata. Banyak sekali pelajaran yang bisa dipetik dari manga Kenji ini. Di artikel ini saya akan membahas 7 (tujuh) di antaranya. Langsung saja disimak. 

Cover manga Kenji vol. 8
#1. Latihan dasar itu penting
Kenji yang berhasil menguasai dasar-dasar dari Bajiquan setelah berlatih bersama temannya Taichi saat liburan musim panas di kampung halaman kakeknya 'terpaksa' tidak bisa melanjutkan ke tingkat latihan selanjutnya karena sang kakek tiba-tiba menghilang. Akan tetapi 'hanya' dengan berbekal latihan dasar, Kenji masih mampu membela diri saat dikeroyok oleh beberapa anggota geng motor pimpinan Inoue, Kenji bahkan berhasil mengalahkan Inoue yang berbadan besar dan seorang karateka sabuk hitam.

Dalam seni beladiri semua jurus/teknik tingkat tinggi merupakan pengembangan dari gerakan dasar. Dengan menguasai... sekali lagi dengan menguasai gerakan dasar, Anda akan bisa mengembangkan dan mengaplikasikan gerakan dasar tersebut dalam pertarungan yang sebenarnya.

#2. Kuda-kuda itu penting
Kuda-kuda merupakan salah satu dasar dalam seni beladiri. Sayangnya banyak sekali praktisi beladiri yang meremehkan latihan kuda-kuda. Di dalam manga Kenji, kuda-kuda dianggap sebagai bagian terpenting dalam latihan. Sebelum diajari jurus-jurus kungfu oleh kakeknya, Kenji harus menguasai kuda-kuda dasar terlebih dulu (yang membuatnya hampir menyerah). Serangan dan pertahanan yang kuat hanya bisa didapatkan dari kuda-kuda yang kokoh. 

Latihan kuda-kuda yang membuat Kenji hampir menyerah
#3. Ada niat pasti ada jalan
Kenji yang hanya menguasai dasar-dasar dari bajiquan kemudian 'terpaksa' belajar karate di bawah asuhan Takayama untuk mengembangkan skill beladirinya, tetapi niat Kenji yang kuat untuk mendalami bajiquan membuatnya bertemu dengan seorang master bajiquan di Yokohama yang kemudian menjadi salah satu guru kungfunya. Memang benar kata pepatah India: " Jika kita mencapai tahap dimana kita memerlukan seorang guru, guru itu akan datang dengan sendirinya".

Kenji yang berniat mencari kakeknya yang hilang di Cina kemudian juga mendapatkan jalan untuk bisa berpetualang di Taiwan, Hongkong, dan akhirnya tiba di negeri Cina serta bertemu dengan banyak master seni beladiri dari berbagai aliran.

#4. Jangan terlalu fanatik pada satu seni beladiri
Kenji yang sejak kecil berlatih bajiquan selalu diberitahu oleh Kyotaro Goh, kakek sekaligus gurunya, bahwa bajiquan adalah kungfu yang paling hebat. Tetapi setelah berhasil sampai di Cina untuk mencari kakeknya, Kenji menemukan banyak sekali aliran kungfu yang kehebatannya setara dengan bajiquan salah satunya adalah xinyiquan. Bahkan kakeknya yang sempat bertarung dengan Goku, salah satu master xinyiquan, juga mengakui bahwa bajiquan bukanlah kungfu yang terhebat.

Rasa fanatik terhadap seni beladiri yang kita dalami memang perlu dan bahkan harus ada, tapi jangan terlalu berlebihan. Jika Anda terlalu fanatik dengan seni beladiri yang sedang Anda dalami dan meremehkan seni beladiri lain Anda akan stuck dan sulit berkembang. Bukan berarti saya menyuruh Anda untuk belajar bermacam-macam seni beladiri, dalami (dengan sungguh-sungguh) satu seni beladiri saja tetapi 'pelajari' juga seni beladiri lain. Pastinya ada beberapa teknik yang bisa Anda ambil untuk melengkapi seni beladiri yang sedang Anda dalami.

#5. Menyerang duluan = kalah
Dalam manga Kenji, hampir semua pendekar yang menyerang terlebih dulu dalam sebuah pertarungan mengalami kekalahan. Kenapa bisa begitu? Menurut saya saat kita melakukan serangan pasti ada pertahanan kita yang terbuka, 'celah' itulah yang kemudian dimanfaatkan lawan untuk melakukan serangan balik. Kalau begitu apa kita harus menunggu hingga lawan menyerang duluan? Tentu saja tidak.

Kalau Anda pernah membaca artikel saya yang membahas tentang maai Anda akan tahu bahwa tujuan kita melakukan serangan bukanlah untuk merobohkan lawan tetapi untuk mencari celah dalam pertahanan lawan. Bila Anda sudah menemukan celah tersebut dan yakin bahwa serangan Anda yang berikutnya bisa mengenai sasaran barulah Anda menyerang dengan serangan pamungkas untuk merobohkan lawan.

#6. Di atas langit masih ada langit
Kenji yang tak terkalahkan sejak awal cerita akhirnya kena batunya saat melawan Tony Tan. Kenji terkena jurus pukulan yang membuatnya terluka cukup parah. Saat di Cina, Kenji yang kemampuan kungfunya semakin meningkat, juga sempat terkena jurus pukulan dari seorang ahli taichiquan dan harus mendapatkan pengobatan. Walaupun pada akhirnya Kenji berhasil 'membalas dendam', cerita ini mengingatkan kita bahwa masih banyak orang yang jauh lebih kuat dari kita, cerita ini mengingatkan kita bahwa di atas langit masih ada langit.

#7. Persahabatan lewat pertarungan
Walaupun sebuah pertarungan terlihat seperti 'adu jotos' antara dua orang yang saling bermusuhan, pertarungan juga bisa 'mendamaikan' dua pihak yang sebelumnya saling bertikai atau bersilang pendapat. Kenji yang saat itu sedang berlatih kuda-kuda ditertawakan oleh Hotta yang menganggap bahwa latihan yang dilakukan oleh Kenji tersebut bukanlah latihan beladiri, Kenji yang tentu saja tersinggung kemudian terlibat perdebatan dengan Hotta. Kyotaro Goh (kakek dan guru Kenji) dan Takayama (guru Hotta) kemudian men-sparring-kan kedua muridnya tersebut. Akhirnya Kenji dan Hotta, yang kelelahan setelah melakukan sparring (yang berakhir imbang, btw), bisa saling mengerti dan menjadi sahabat. Demikian juga setelah Kenji mengalahkan Inoue, mereka saling memuji kehebatan masing-masing dan akhirnya bersahabat.

Kenji dan Hotta yang kelelahan setelah melakukan sparring dan akhirnya menjadi sahabat
Perkelahian tidak selamanya melahirkan permusuhan, ada juga perkelahian yang justru menumbuhkan rasa saling mengerti dan persahabatan.

Itulah dia beberapa pelajaran yang bisa dipetik dari manga Kenji, salah satu komik beladiri paling realistis imo. Semoga bermanfaat.    

Thanks for reading Pelajaran yang Bisa Dipetik dari Manga Kenji. Please share...!

About dudundeden

Previous
« Prev Post
    Blogger Comment
    Facebook Comment

No Spam, Please...!