Membaca gerakan lawan dalam seni beladiri adalah skill yang hanya bisa dikuasai setelah melalui proses latihan yang panjang dan terus-menerus. Walaupun kemampuan ini akan sangat membantu Anda dalam pertandingan ataupun perkelahian yang sebenarnya, (sayangnya) tidak ada latihan khusus (apalagi instan) yang dapat melatih Anda untuk membaca gerakan lawan.
Salah satu cara yang dapat melatih Anda untuk dapat membaca gerakan/serangan lawan adalah dengan sering melihat serangan yang ditujukan pada diri Anda. Anda bisa mendapatkan kesempatan untuk diserang dan melihat serangan pada saat Anda melakukan sparring dengan rekan latihan Anda.
Image dari flickr.com
Ada beberapa bagian dari tubuh lawan/rekan latihan yang bisa Anda 'baca' untuk melihat serangan apa yang akan mereka lakukan.
1. Mata
Anda bisa melihat mata lawan untuk memprediksi arah serangan mereka. Sebagai contoh lawan yang bolak-balik melirikkan matanya ke arah perut Anda untuk mencari celah, kemungkinan besar akan melancarkan serangan kearah sana.
Tetapi Anda perlu berhati-hati, seorang petarung yang berpengalaman seringkali mampu menyembunyikan hal ini, bahkan beberapa praktisi beladiri yang saya kenal mampu melakukan 'tipuan' dengan matanya, mereka melihat ke suatu arah tetapi melancarkan serangan ke arah lain.
2. Bahu Perhatikan gerakan bahu lawan sebelum mereka melancarkan pukulan. Gerakan bahu perlu dan bahkan harus ada sebelum melakukan pukulan, dan banyak sekali petarung yang tanpa sengaja justru memberi 'tanda' kepada lawannya dengan gerakan bahunya (meskipun sangat kecil) sebelum melancarkan pukulan. Seorang pemula yang baru berlatih beladiri seringkali menarik bahunya ke belakang (sebagai ancang-ancang/awalan) sebelum melancarkan pukulan.
Membaca gerakan bahu lawan akan membuat Anda mampu berkelit dari serangan, baik dengan menghindar ke samping/ke belakang ataupun menangkis serangan tersebut dan/atau melakukan serangan balik.
3. Perhatikan juga gerakan di pinggul (bukan pinggang) dan kaki lawan Walaupun Anda harus fokus memperhatikan mata dan bahu lawan Anda, Anda juga harus melihat gerakan di pinggul dan kaki lawan (tentu saja jangan melakukannya dengan cara melihat ke bawah).
Banyak serangan dimulai dengan putaran pinggul dan perpindahan berat badan dari satu kaki ke kaki yang lain; sebagai contoh ketika Anda akan melancarkan pukulan tangan kanan, maka Anda akan memindahkan berat badan Anda ke kaki kiri, menggerakkan pinggul kiri Anda sedikit ke arah kiri, dan memutar pinggul kanan Anda. Gerakan ini akan lebih jelas terlihat bila Anda akan melancarkan sebuah tendangan.
Tips:
Walaupun saya menyebutkan bahwa Anda bisa melihat gerakan mata, bahu, pinggul, dan kaki, jangan Anda bayangkan gerakan-gerakan tersebut akan terlihat dengan sangat jelas, gerakan-gerakan tersebut sangat kecil dan terlihat seperti gerakan yang nggak berarti. Anda tidak akan bisa langsung melihat/membaca gerakan lawan, perlu proses latihan yang panjang untuk dapat 'menterjemahkan' gerakan-gerakan tersebut.
Kalau Anda merasa serangan Anda sangat mudah dihindari oleh lawan, Anda mungkin memberi 'tanda' kepada mereka tentang apa yang akan Anda lakukan. Berlatihlah dengan pelatih beladiri yang sudah berpengalaman yang dapat melihat 'tanda' ini dan memberi petunjuk pada Anda bagaimana cara mengurangi/menghilangkan 'tanda' tersebut, Anda juga bisa melakukan latihan di depan cermin untuk melihat apakah Anda punya kebiasaan melakukan ancang-ancang sebelum melancarkan pukulan/serangan.
Bila Anda melakukan sparring dengan satu partner latihan dalam waktu yang cukup panjang, Anda akan bisa 'merasakan' gerakan dari partner Anda, tetapi jangan jadikan hal ini sebagai patokan, setiap orang mempunyai kebiasaan yang berbeda-beda. Gerakan tertentu dari satu orang mungkin adalah 'tanda' bahwa orang tersebut akan melakukan serangan tertentu, tetapi orang lain mungkin melakukan gerakan tersebut hanya untuk 'memancing' Anda.
Sekali lagi seni beladiri adalah sebuah seni, tidak ada ilmu pasti dalam seni beladiri. Anda akan semakin mahir membaca serangan lawan dengan berlatih tekun dan terus-menerus.
Demikian yang bisa saya bagikan, semoga bermanfaat.
Minum segelas atau sebotol air es setelah berolahraga memang terasa enak dan menyegarkan, tetapi amankah minum air es setelah berolahraga?
Ada banyak mitos yang beredar tentang minum air es setelah berolahraga, beberapa diantaranya menyebutkan bahwa kita tidak boleh minum air es setelah berolahraga karena dapat menyebabkan tubuh 'kaget' akibat perubahan suhu yang terlalu mendadak, ada juga mitos yang menyebutkan bahwa minum air es setelah berolahraga dapat membantu menurunkan berat badan.
Image dari pixabay.com
Menjaga hidrasi tubuh saat berolahraga dengan banyak minum air sebelum, selama, dan sesudah berolahraga adalah hal yang sangat penting. Sebuah penelitian yang dimuat di "Journal of the American College of Nutrition" pada tahun 2007 menyebutkan bahwa dehidrasi bisa berakibat buruk tidak hanya secara fisik tetapi juga secara mental. Selain menyebabkan penurunan performa dan cepat merasa capek, dehidrasi juga akan menurunkan fungsi dari 'blood-brain barrier', sebuah barrier yang mencegah masuknya zat-zat yang banyak terdapat di dalam darah ke dalam otak.
Pada saat berolahraga suhu tubuh akan meningkat dan tubuh akan berusaha menurunkannya dengan cara berkeringat. Beberapa penelitian menyebutkan bahwa seseorang yang minum air es saat berolahraga suhu tubuhnya akan naik lebih lambat dan kenaikan total suhu tubuhnya akan lebih rendah daripada mereka yang minum air biasa atau air hangat.
Brooke Schantz seorang ahli nutrisi olahraga mengatakan bahwa terkadang kita akan merasa lebih capek bila suhu tubuh kita meningkat terlalu tinggi saat berolahraga. "Minum air es akan mencegah suhu tubuh kita meningkat secara signifikan", katanya. Minum air saat berolahraga --terlepas dari suhu air tersebut-- sangatlah penting. "Jika Anda banyak minum dan menjaga tubuh tetap terhidrasi saat berolahraga, detak jantung serta suhu tubuh Anda akan lebih rendah daripada mereka yang kurang minum. Anda tidak akan mudah capek dan mempunyai performa yang lebih baik", tambah Schantz.
Jumlah cairan yang Anda butuhkan tentu saja tergantung pada seberapa banyak Anda berkeringat. Untuk setiap pound (sekitar 0,5 kg) keringat yang hilang, Anda butuh cairan sebanyak 16-24 ounce (sekitar 500-800 cc). Untuk itu dianjurkan Anda mengukur berat badan Anda sebelum dan sesudah berolahraga untuk dapat mengetahui berapa banyak cairan yang Anda butuhkan untuk mengganti cairan tubuh yang hilang selama berolahraga.
Texas Heart Institute menyatakan bahwa minum air es kurang baik bagi tubuh, bukan karena tubuh 'kaget' dengan perubahan suhu yang tiba-tiba tetapi karena suhu air es kurang optimal untuk dapat diserap tubuh. Institut ini menyarankan untuk minum air dingin biasa (tanpa es) karena air dingin lebih cepat diserap tubuh daripada air es.
Hal berbeda disampaikan oleh William Evans direktur dari Nutrition, Metabolism, and Exercise Laboratory Universitas Arkansas. Menurutnya air es akan lebih cepat melewati lambung dan mencapai usus untuk diserap tubuh dengan demikian air es akan lebih cepat menggantikan cairan yang hilang.
Seorang olahragawan juga akan merasa lebih enak minum air es daripada air biasa saat dan setelah berolahraga. Tetapi dinginnya air ini ada batasnya, ngga boleh terlalu dingin. Seberapa dingin air yang boleh diminum? American College of Sport Medicine menyarankan untuk minum air dengan suhu paling rendah sekitar 15C (sama dengan 2-3 butir es batu dalam segelas air).
Image dari pixabay.com
Apa benar air es bisa membantu menurunkan berat badan?
Pendapat yang menyatakan bahwa tubuh akan membakar kalori untuk meningkatkan suhu cairan yang diminum sehingga sama dengan suhu tubuh memang benar, tetapi jumlah kalori yang dibakar sangatlah kecil. Menurut Roger Clemens peneliti dari University of Southern California School of Pharmacy, untuk dapat membakar kalori dan menurunkan berat badan sebanyak 1 pound (sekitar 0,5 kg) kita harus minum air es sebanyak 435 ounce atau sekitar 12 liter!
Jadi amankah minum air es saat berolahraga? jawabannya adalah aman-aman saja, yang perlu diperhatikan adalah bila disaat Anda minum air es Anda merasa pusing atau perut Anda sakit (hal ini disebabkan oleh sistem saraf yang belum siap beradaptasi dari suhu panas ke suhu dingin), itu adalah sesuatu yang wajar dan tidak berbahaya btw, Anda bisa mengatasinya dengan minum sedikit demi sedikit sampai badan Anda terbiasa kemudian minumlah seperti biasa.
Saat berolahraga kita banyak kehilangan cairan tubuh melalui keringat, karena itu kita harus minum cairan pengganti secukupnya. Jangan terlalu pusing kalau air yang ada hanyalah air es, karena tidak ada penelitian yang menyebutkan bahwa air es berbahaya bagi tubuh Anda.
Maai (dibaca ma-ai) adalah istilah Jepang yang dipakai untuk menjelaskan jarak antara kita dan lawan kita dalam sebuah pertarungan.
Maai (kanji: ้ๅใ) yang secara harfiah berarti "interval" adalah sebuah konsep yang rumit. Maai tidak hanya melibatkan jarak, tetapi juga waktu yang diperlukan untuk menempuh jarak tersebut, dan juga kecepatan serta ritme serangan.
Image dari en.wikipedia.org
Maai bukanlah sesuatu yang fix melainkan selalu berubah-ubah tergantung pada beberapa hal seperti sikap berdiri, ukuran tubuh, dan penggunaan senjata. Setiap orang mempunyai maai yang berbeda-beda, orang yang berpostur tubuh tinggi mempunyai jangkauan yang panjang sehingga maai-nya besar, sedangkan orang yang bertubuh pendek mempunyai maai yang kecil. Seseorang yang lincah juga mempunyai maai yang lebih besar daripada seseorang yang lamban.
Di dalam pertarungan, penting bagi kita untuk mengatur dan menjaga maai sekaligus mencegah lawan melakukannya, hal ini berarti kita bisa melakukan serangan sebelum lawan menyerang atau kita bisa bertahan dan menyerang balik bila mendapat serangan.
Terdapat tiga macam maai dasar dalam seni beladiri yaitu:
Issoku ikken no maai (satu langkah satu pukulan). Issoku ikken no maai adalah suatu jarak dimana serangan kita bisa mengenai lawan setelah kita melangkah satu step ke depan, kita juga bisa keluar dari jangkauan serangan lawan dengan mundur satu step ke belakang. Jarak antara lawan dengan kita pada issoku ikken no maai adalah sekitar dua kali dari panjang lengan kita. Issoku ikken no maai ini disebut juga dengan kihon maai.
Chikai maai (chikama) adalah jarak yang lebih rapat daripada issoku ikken no maai. Pada jarak ini serangan kita dapat mengenai lawan dengan mudah tetapi serangan lawan juga akan lebih mudah mengenai kita.
Toi maai (toma) adalah suatu jarak "aman" dimana baik kita maupun lawan kita berada diluar jangkauan serangan masing-masing.
Kita akan punya cukup banyak waktu untuk bereaksi bila lawan memaksakan diri untuk menyerang dari posisi toma. Hal ini sangat berbeda dengan posisi issoku ikken no maai dimana waktu untuk bereaksi hampir tidak ada sehingga perhatian kita tidak boleh terpecah dan harus selalu fokus dan waspada.
Berkaitan dengan timing, maai tidak hanya menjelaskan waktu secara "fisik", tetapi juga secara "mental" dalam artian hilangnya kewaspadaan (walaupun hanya sesaat), bahkan maai juga mencakup konsep kyo-jitsu (kebulatan tekad) dimana bila kita ragu-ragu dalam melakukan serangan atau pertahanan, lawan akan memanfaatkan momen tersebut untuk menyerang atau melakukan serangan balik.
Hilangnya kewaspadaan dan kyo-jitsu ini disebut sebagai "kokoro no maai". Kokoro no maai inilah yang menjadi salah satu faktor kenapa hanya satu pihak saja yang "diatas angin" padahal kedua belah pihak berada pada jarak yang sama-sama menguntungkan.
Untuk dapat memanfaatkan maai dengan baik, kita harus mempunyai kemampuan olah tubuh (ashi sabaki dan tai sabaki) yang baik. Dengan olah tubuh, kita akan bisa mengambil atau mengatur jarak dengan cepat untuk menciptakan peluang bertahan maupun menyerang.
#FYI: Di dalam seni beladiri tradisional Cina terdapat sebuah teknik olah tubuh yang dapat digunakan untuk menutup jarak yang jauh pada toma, teknik tersebut dinamakan "langkah Senshitsu".
Langkah Senshitsu (Image dari manga Kenji)
Menyerang secara membabi-buta, menggunakan tenaga fullpower dalam setiap serangan dan pertahanan, ataupun melawan power dengan power bukanlah tujuan dari seni beladiri. Selalu waspada dan tanggap dengan situasi, "membaca" gerakan lawan, menggunakan jarak dan ritme serangan untuk menciptakan celah, serta "menghabiskan" tenaga untuk satu serangan pamungkas, itulah seni beladiri.
Demikian yang bisa saya bagikan, semoga bermanfaat.
Seperti halnya di semua bidang kehidupan, di bidang olahraga kita juga akan menemukan banyak sekali istilah.
Dari sekian banyak istilah dalam bidang olahraga, ada beberapa istilah yang seringkali dicampuradukkan artinya, misalnya melompat dan meloncat, dua istilah ini seringkali disamakan padahal keduanya mempunyai arti yang sangat berbeda.
Di artikel ini saya akan menunjukkan enam istilah dalam dunia olahraga yang seringkali dikacaukan artinya. Langsung saja disimak.
1. Pertandingan dan perlombaan Pernah menonton pertandingan sepak bola? atau perlombaan lari? Kenapa yang satu memakai istilah pertandingan sedangkan yang lain memakai istilah perlombaan?
Pertandingan dan perlombaan ternyata mempunyai arti yang sangat berbeda.
Pertandingan adalah suatu sistem dalam event olahraga yang mempertemukan dua orang atau dua tim secara head to head. Contoh dari pertandingan adalah pertandingan tenis, pertandingan badminton, pertandingan catur, pertandingan tinju, dan sebagainya.
Perlombaan adalah suatu sistem dalam event olahraga yang berjalan satu arah dengan peserta yang bisa berjumlah lebih dari dua dalam sekali pelaksanaan. Contoh dari perlombaan adalah perlombaan renang, perlombaan lari, lomba balap karung, dan sebagainya.
Perlombaan lari
2. Berjalan dan berlari Walaupun hampir setiap hari melakukannya, tahukah Anda perbedaan antara berlari dan berjalan?
Ketika kita berlari ada suatu saat tertentu dimana kedua kaki kita "melayang" di atas permukaan tanah, sedangkan saat berjalan salah satu kaki kita pasti menapak tanah. Itulah kenapa di cabang atletik terdapat nomor pertandingan lari dan juga terdapat nomor pertandingan jalan cepat karena berlari tidak sama dengan berjalan cepat.
3. Melompat dan meloncat
Melompat dan meloncat memang sangat mirip, tetapi ternyata mempunyai perbedaan yang cukup besar.
Saat kita melompat, tenaga lompatan kita berasal dari salah satu kaki saja, sedangkan saat meloncat kita menggunakan kedua kaki kita sebagai sumber tenaganya.
Contoh cabang olahraga yang menggunakan lompatan adalah lompat jauh dan lompat tinggi, sedangkan loncat indah adalah contoh cabang olahraga yang menggunakan loncatan.
Demikian yang bisa saya bagikan, semoga bermanfaat.
Lagi-lagi game disalahkan. Alasan M*I Lebak mem-fatwa haram Pokemon GO adalah karena permainan tersebut tidak bermanfaat, serta membuat pemainnya melupakan ibadah dan pekerjaan, disebutkan pula bahwa permainan ini memboroskan waktu dan berpotensi membahayakan para pemainnya.
Menurut saya alasan itu sangat konyol. Sebuah game tidak akan memberi pengaruh buruk pada pemainnya kecuali pemain itu sendiri yang menyebabkan pengaruh buruk tersebut terjadi. Saya adalah seorang gamer sejak duduk di kelas 2 SD, tetapi ngga pernah sekalipun saya mendapat pengaruh buruk dari sebuah game. Nilai-nilai pelajaran sekolah saya selalu bagus (kecuali mungkin pelajaran IPS :)), walaupun jarang jadi juara tapi saya selalu masuk 10 besar.
Intinya adalah pengendalian diri, selama karir saya bermain game saya tidak pernah bermain game sampai lupa waktu apalagi lupa segalanya, dalam satu hari saya hanya bermain game 1-3 jam maksimal. Saat saya kuliah dan sampai bekerja sekarang ini, saya selalu meluangkan waktu 1-2 jam untuk bermain game setiap harinya. Perhatikan kata yang saya garis bawahi, dan saya cetak miring/bold, saya hanya bermain game setelah menyelesaikan semua tanggung jawab lain yang lebih penting.
Saya selalu bermain game sambil duduk manis di depan monitor televisi/PC, walaupun sekarang saya lebih banyak memainkan game di konsol portabel (baca: 3DS), saya nggak pernah bermain game sambil jalan-jalan.
Saya sangat setuju dengan larangan memainkan game nggak hanya Pokemon GO tetapi juga game-game lain seperti Candy Crush dan Angry Bird di tempat kerja. Game dibuat untuk mengisi waktu luang kita (bisa juga menjadi sumber penghasilan kalau Anda seorang gamer profesional), bukan untuk memboroskan dan membuang-buang waktu kita.
Terkait Pokemon GO yang katanya berpotensi membahayakan para pemainnya, kalau kita mau kaji lebih dalam, hal itu bukan salah dari Pokemon GO-nya melainkan salah dari pemainnya sendiri. Walaupun Pokemon GO memang harus dimainkan sambil 'berjalan-jalan' tetapi bukan berarti kita berjalan sambil terus menatap layar smartphone kita dan tidak memperhatikan keadaan sekitar. Jangan salahkan gamenya, salahkan pemainnya yang bermain game dengan cara nggak smart.
Image dari pixabay.com
Kalau mau mengharamkan Pokemon GO haramkan saja sekalian SMS karena SMS ternyata juga berpotensi membahayakan penggunanya (pernah melihat seseorang ber-SMS ria sambil mengendarai sepeda motor?); haramkan juga Facebook, Twitter, Path, ataupun media sosial lain (situs medsos adalah situs yang paling banyak dibuka di tempat kerja) karena mengganggu produktivitas kerja; haramkan juga kartu Uno karena hanya memboroskan waktu saja.
Daripada mengharamkan Pokemon GO, lebih baik haramkan rokok yang jelas-jelas tidak bermanfaat dan bahkan mengganggu kesehatan, keluarkan juga fatwa haram untuk korupsi yang jelas-jelas merugikan negara dan hanya mensejahterakan segelintir orang.
Untuk para gamer ababil di luar sana, tolong jangan rusak citra seorang gamer. Bermainlah game dengan cara yang smart, jangan bermain game di waktu kerja, jangan bermain game di tempat yang membahayakan keselamatan Anda, dan bermainlah game hanya di waktu luang Anda (kecuali Anda gamer profesional).
Saya sendiri belum pernah memainkan Pokemon GO, saya lebih suka bermain game Pokemon 'klasik' di handheld Nintendo. Sekedar Anda tahu saya sudah menamatkan lima game Pokemon bahkan sebelum Pokemon GO dirilis. Lima game tersebut adalah Pokemon Black, Pokemon Black 2, Pokemon Platinum, Pokemon SoulSilver, Pokemon Y, dan satu lagi game Pokemon yang saya tamatkan saat Pokemon GO sudah dirilis yaitu Pokemon Alpha Sapphire yang baru saya tamatkan seminggu yang lalu (18/7).
Tahukah Anda bahwa sebelum Pokemon GO dirilis, game Pokemon seringkali dianggap sebagai game-nya anak kecil, sedikit sekali gamer Indonesia yang memainkannya (walaupun game ini meledak di dunia sejak dirilisnya Pokemon Red/Blue pada tahun 1998) dan lebih sedikit lagi yang mau mengakui kalau dirinya memainkan game Pokemon.
Demikian isi hati saya, terimakasih sudah meluangkan waktu Anda untuk membacanya.
NB: Anda yang ngga terima saya sebut gamer ababil, silakan menyebutkan game Pokemon apa saja yang sudah Anda tamatkan sebelum dirilisnya game Pokemon GO, atau silakan angkat tangan bagi siapapun yang pernah frustrasi saat melawan Whitney dengan Miltank-nya... hehehe bercanda piisss.
Anda tahu hukum Newton? Hukum yang menjelaskan pergerakan suatu masa (benda) ini dicetuskan oleh Sir Isaac Newton pada tahun 1687.
Untuk dapat memahami hukum tersebut dengan baik, kita perlu tahu apa itu gerakan dan apa yang menyebabkannya. Gerakan (motion) adalah masa/benda yang berpindah tempat.
Gerakan hanya dapat terjadi jika ada gaya, tetapi tidak semua gaya mampu menggerakkan suatu benda. Untuk dapat menggerakkan atau menghentikan gerakan suatu benda, gaya tersebut harus "mengalahkan" resistensi dari benda tersebut untuk berubah (tetap diam atau tetap bergerak dengan kecepatan konstan). Dalam ilmu fisika resistensi ini disebut sebagai inersia (Hukum Pertama Newton).
Untuk menghitung berapa besar gaya yang dibutuhkan, kita harus mengetahui hubungan antara masa dan percepatan (Hukum Kedua Newton).
Apa yang akan terjadi jika sebuah benda yang sedang bergerak bertumbukan dengan benda lain? Akibat dari tumbukan sangat tergantung pada masa kedua benda tersebut dan apakah benda kedua (yang ditumbuk) diam atau bergerak. Tetapi satu hal yang pasti, energi tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan (Hukum Ketiga Newton).
Kekuatan dan efektivitas seni beladiri ternyata mempunyai hubungan erat dengan ilmu pengetahuan termasuk Hukum Newton. Tanpa pemahaman tentang ilmu pengetahuan, akan sangat sulit bagi seorang praktisi seni beladiri untuk berkembang. Gerakan bisa ditiru tetapi tanpa pemahaman akan makna gerakan tersebut, kita tidak akan mendapatkan hasil yang kita inginkan.
Hukum Pertama Newton: Inersia
Hukum pertama Newton menyatakan bahwa: "Suatu benda dalam keadaan apapun (bergerak ataupun diam) akan tetap seperti itu jika tidak ada gaya yang mempengaruhinya". Inersia adalah suatu gaya yang menyebabkan suatu benda tetap berada pada tempatnya atau tetap bergerak dengan kecepatan konstan. Untuk menggerakkan atau menghentikan gerakan suatu benda, gaya yang bekerja pada benda itu harus sama dengan atau lebih besar dari inersia.
Image dari flickr.com
Dalam seni beladiri, kuda-kuda dan cara kita bergerak adalah aplikasi dari Hukum pertama Newton. Sebelum dapat melakukan pukulan, tendangan, ataupun tangkisan yang baik kita harus mempunyai pondasi yang kuat dan stabil. Pondasi (baca: kuda-kuda) ini tidak akan berubah kecuali ada gaya yang mempengaruhinya. Seorang praktisi beladiri tidak akan bergerak ataupun mengubah kuda-kudanya bila tidak diperlukan. Masatoshi Nakayama, salah seorang murid pertama Gichin Funakoshi mengatakan: "The ability to counter an attack, under any circumstances, depends largely on the maintenance of correct form. For techniques to be fast, accurate, and smoothly executed, they must be launched from a strong and stable base."
Jika sebuah serangan telah dilakukan, serangan tersebut akan tetap melaju ke arah lawan bila tidak ada gaya yang mempengaruhinya. Bila seseorang tidak bisa menghindar atau menangkisnya, maka serangan tersebut akan mengenainya.
Hukum Kedua Newton: F = ma Gaya (F) adalah hasil perkalian dari masa (m) dan percepatan (a). Tanpa adanya masa dan percepatan, tidak akan ada gaya. Gaya dan percepatan adalah dua vektor di dalam hukum ini. Arah dari vektor F akan sama dengan arah dari vektor a.
Untuk memperbesar gaya, kita harus memperbesar masa dan/atau percepatan. Masa dan percepatan ini mempunyai kaitan yang sangat erat dimana bila salah satu meningkat maka yang satunya harus menurun.
Dalam seni beladiri, kita tidak mempunyai kemampuan untuk meningkatkan masa tubuh kita saat menyerang, satu-satunya yang dapat diubah adalah percepatan dari serangan dan mentarget daerah anatomi tubuh yang lemah terhadap serangan. Tetapi kita harus berhati-hati karena apapun yang kita pukul, dia akan memukul balik dengan besar tenaga (gaya) yang sama dengan tenaga pukulan kita (Hukum Ketiga Newton).
Hukum Ketiga Newton: Aksi - Reaksi
Hukum ketiga Newton menyatakan bahwa untuk setiap aksi yang diberikan, akan ada reaksi dengan besar yang sama dan berlawanan arah. Kalau ditulis dalam persamaan fisika maka F(aksi) = - F(reaksi).
Jika Anda memukul tembok dengan gaya sebesar 500 N, maka tembok tersebut juga akan 'memukul balik' kepalan tangan Anda dengan besar gaya yang sama (dan membuat Anda meringis kesakitan dan bergulung-gulung dilantai :-)). Tetapi tidak semua benda akan "memukul balik" bila Anda pukul, bola golf misalnya, Anda hanya akan menerima pukulan balik sebesar inersia bola golf tersebut. Kemana sisa gaya yang lain? sisa gaya yang lain akan berubah menjadi energi gerak dari bola golf tersebut.
Di dalam seni beladiri, hukum aksi - reaksi ini adalah hukum yang sangat penting. Inilah hukum yang menjadi alasan kita untuk menarik kembali serangan segera setelah mengenai sasaran. Hal ini akan meminimalisir waktu kontak serangan dengan target sehingga si penyerang akan menerima lebih sedikit reaksi dari aksi serangannya.
Tanpa disadari, sejak seni beladiri mulai dikenal oleh manusia, hukum-hukum alam termasuk hukum Newton ini telah teraplikasikan di dalamnya, bahkan sebelum hukum tersebut dirumuskan. Di masa modern ini banyak praktisi beladiri yang mempelajari konsep fisika dalam seni beladirinya untuk mengembangkan seni beladirinya ke level yang lebih tinggi, salah satunya adalah sersan Bill Miller anggota marinir Amerika yang menciptakan MCMAP (Marine Corps Martial Arts Program).
Demikian yang bisa saya bagikan, semoga bermanfaat.
Merusak keseimbangan lawan (unbalancing) adalah suatu teknik yang harus dikuasai oleh seorang praktisi beladiri terutama seni beladiri yang banyak mengandalkan bantingan seperti judo, jujutsu, dan shorinji kempo.
Dalam bahasa Jepang, teknik untuk merusak keseimbangan lawan ini disebut dengan "kuzushi" (kanji: ๅดฉใ). Kuzushi berasal dari kata kerja kuzusu yang berarti mengangkat, menarik, merusak, atau menghancurkan. Jadi sebenarnya "kuzushi" bukan hanya berarti menghilangkan keseimbangan, tetapi merupakan sebuah proses untuk menempatkan lawan dalam suatu posisi dimana lawan kehilangan stabilitas sehingga kemampuan lawan untuk menjaga keseimbangan dan/atau menyerang menjadi hilang/hancur.
Image dari en.wikipedia.org
Di dalam olahraga judo, kuzushi merupakan bagian dari tiga prinsip utama selain tsukuri ("memasuki" daerah lawan untuk persiapan sebuah teknik), dan kake (eksekusi teknik).
Untuk bisa memahami dan mengaplikasikan kuzushi, Anda harus mengerti terlebih dahulu tentang apa itu keseimbangan. Dalam artikel saya sebelumnya tentang keseimbangan dalam seni beladiri saya sudah menjelaskan tentang tiga unsur yang harus ada supaya seseorang bisa seimbang. Tiga unsur tersebut adalah base support yang besar, posisi leher - tulang belakang/punggung yang lurus, dan pusat gravitasi (tanden) yang rendah.
Untuk merusak keseimbangan lawan yang harus Anda lakukan adalah menghilangkan salah satu atau ketiga unsur tersebut sambil tentu saja tetap menjaga keseimbangan Anda.
Jadi bagaimana cara melakukan "kuzushi" ini?
1. Merusak base of support
#Menarik atau mendorong lawan
Menarik atau mendorong lawan akan menyebabkan pusat gravitasi lawan keluar dari base support-nya, tetapi Anda harus tahu kemana Anda harus menarik/mendorong. Untuk itu Anda perlu sedikit memahami tentang "happo no kuzushi" atau "delapan titik keseimbangan" yang berhubungan erat dengan kuda-kuda.
Sesuai dengan diagram tersebut, bila telapak kaki Anda berada pada titik nomer 4 dan 8 (bisa berupa zenkutsu dachi ataupun kokutsu dachi bila Anda menghadap ke titik nomer 1 atau 5, atau shiko dachi bila Anda menghadap ke titik nomer 2 atau 6), Anda akan kehilangan keseimbangan bila Anda ditarik/didorong ke arah titik nomer 2 atau 6.
Jadi misalnya Anda ingin membanting seseorang yang berdiri dalam posisi "alami" (telapak kaki berada pada titik nomer 7 dan 3), Anda harus memegang tangan atau kerah baju lawan Anda dan menariknya kearah titik nomer 5.
Ingat Anda tetap harus mempertahankan keseimbangan Anda sendiri (Anda harus mempertahankan base support yang besar, punggung tegak (tidak membungkuk), dan posisi tanden yang sedekat mungkin dengan permukaan tanah).
Inilah yang sering dianggap remeh oleh banyak praktisi beladiri, kuda-kuda bukan hanya sekedar "tongkrongan", kuda-kuda adalah hal yang sangat penting untuk merusak keseimbangan lawan sekaligus menjaga keseimbangan kita sendiri.
#Mengurangi base support lawan Anda bisa mengurangi base support lawan dengan cara 'menghilangkan' salah satu (atau kedua) kaki lawan yang menapak di tanah. Hal ini bisa dilakukan dengan ashi barai (sapuan kaki) atau dengan menjegal lawan. Tentu saja ashi barai atau jegalan ini tidak akan efektif bila tidak segera diikuti dengan tarikan/dorongan.
2. "Mengangkat' pusat gravitasi lawan Semakin dekat letak pusat gravitasi tubuh dengan permukaan tanah semakin besar keseimbangan seseorang, tetapi semakin jauh letak pusat gravitasi tubuh dengan permukaan tanah semakin kecil pula keseimbangannya.
Jika Anda mampu membuat lawan Anda berjinjit (misalnya dilakukan dengan cara mengunci/menyakiti sendi-sendi di tangan, pergelangan tangan, ataupun lengan) maka akan semakin mudah bagi Anda untuk membantingnya.
3. Merusak vertical alignment antara leher dan punggung Selain mencegah lawan untuk 'menekan' berat badan/pusat gravitasinya ke arah bawah, teknik ini juga akan mengganggu sensor keseimbangan di mata dan telinga dan juga mengganggu sistem proprioseptif. Salah satu teknik yang bisa dilakukan adalah mendorong dahi lawan ke arah belakang yang akan lebih efektif bila tangan satunya menekan di daerah sekitar tulang ekor sehingga menimbulkan efek tarikan dan dorongan. Anda juga bisa 'memuntir' lawan dengan cara mendorong bahu pada satu sisi dan menarik pinggang di sisi yang berlawanan.
Yang perlu diingat, lawan tidak akan diam saja saat Anda melakukan kuzushi, mereka juga akan berusaha mempertahankan keseimbangannya. Untungnya hal ini bisa diprediksi. Bila Anda menarik lawan, mereka akan melangkahkan salah satu kakinya ke depan dan bila Anda melakukan dorongan pada lawan, mereka akan memundurkan salah satu kakinya ke belakang. Anda bisa mencegah hal ini dengan cara meletakkan kaki Anda terlebih dulu di tempat lawan akan meletakkan kakinya. Dengan begitu lawan tidak akan bisa meletakkan kakinya di tempat yang 'terbaik' untuk mempertahankan keseimbangannya.
Unbalancing adalah teknik yang sangat penting untuk dikuasai, dengan merusak keseimbangan lawan kita akan mampu menghentikan serangan dan memegang kendali. Untuk dapat menguasai teknik unbalancing ini Anda harus memahami fisiologi keseimbangan dan banyak berlatih untuk mengaplikasikan pengetahuan Anda tersebut. Ingat bahwa unbalancing adalah bagian dari seni beladiri sehingga unbalancing sendiri adalah sebuah seni.
Demikian yang bisa saya bagikan, semoga bermanfaat.
Ketika saya dan beberapa orang teman sedang ngobrol, salah seorang teman saya bercerita bahwa dia sering diminta untuk menyetor uang perusahaan sejumlah ratusan juta ke bank dan dia selalu membawa stun gun untuk berjaga-jaga.
Karena ketertarikan kami yang sama pada seni beladiri muncullah pertanyaan: "Bila kita dirampok kemudian melawan/membela diri dengan menggunakan ilmu beladiri sehingga menyebabkan si perampok luka parah atau bahkan tewas apakah kita akan tetap ditangkap polisi/terjerat hukum?"
Image dari flickr.com
Setelah mencari-cari di Internet, akhirnya saya menemukan jawabannya. Menurut Pasal 388 KUHP, "Barang siapa dengan sengaja merampas nyawa orang lain, diancam karena pembunuhan dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun."
Dalam kasus membela diri saat dirampok, tindakan kita membunuh/menyebabkan luka pada si perampok adalah karena membela diri dan bukan dengan sengaja.
Di dalam ilmu hukum pidana dikenal alasan penghapus pidana yaitu alasan pembenar dan alasan pemaaf.
Alasan pembenar adalah alasan yang menghapus sifat melawan hukum suatu tindak pidana (dilihat dari sisi perbuatannya). Misalnya tindakan seorang eksekutor yang "membunuh" terpidana mati dalam sebuah eksekusi (Pasal 50 KUHP).
Alasan pemaaf adalah alasan yang menghapus kesalahan dari pelaku suatu tindak pidana, sedangkan perbuatannya tetap melawan hukum (dilihat dari sisi orang/pelakunya). Misalnya karena pelakunya gila atau tidak waras sehingga tidak dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya (Pasal 44 KUHAP).
Pasal 49 KUHAP mengatur mengenai perbuatan "pembelaan darurat" atau dalam bahasa Belanda disebut noodweer. Ayat (1) “Tidak dipidana, barang siapa melakukan perbuatan pembelaan terpaksa untuk diri sendiri, maupun untuk orang lain, kehormatan kesusilaan atau harta benda sendiri maupun orang lain, karena ada serangan atau ancaman serangan yang sangat dekat pada saat itu yang melawan hukum.” Ayat (2) “Pembelaan terpaksa yang melampaui batas, yang langsung disebabkan oleh keguncangan jiwa yang hebat karena serangan atau ancaman serangan itu, tidak dipidana."
Tentu saja ada syarat-syarat yang harus dipenuhi sehingga tindakan seseorang dianggap sebagai "pembelaan darurat". Menurut R. Soesilo terdapat tiga syarat sehingga suatu tindakan disebut sebagai "pembelaan darurat":
Perbuatan yang dilakukan itu harus terpaksa dilakukan untuk mempertahankan (membela). Pertahanan itu harus amat perlu, boleh dikatakan tidak ada jalan lain. Di sini harus ada keseimbangan yang tertentu antara pembelaan yang dilakukan dengan serangannya. Untuk membela kepentingan yang tidak berarti misalnya, orang tidak boleh membunuh atau melukai orang lain.
Pembelaan atau pertahanan itu harus dilakukan hanya terhadap kepentingan-kepentingan yang disebut dalam pasal itu yaitu badan, kehormatan dan barang diri sendiri atau orang lain.
Harus ada serangan yang melawan hak dan mengancam dengan sekonyong-konyong atau pada ketika itu juga.
Jika alasan penghapus pidana ini kemudian terbukti, maka hakim akan mengeluarkan putusan yang melepaskan terdakwa dari segala tuntutan hukum (ontslag van alle rechtsvervolging).
Jadi bila kita tidak sengaja membunuh atau menyebabkan luka dengan alasan membela diri dan alasan tersebut dapat dibuktikan, maka kita tidak akan terkena jeratan hukum -- kecuali ada faktor X (baca: uang), tapi di Indonesia faktor X tersebut tidak pernah ada karena negara kita ini adalah negara yang sangat menjunjung tinggi hukum dan hak asasi manusia.
Akan tetapi karena yang berhak mengeluarkan putusan adalah hakim (bukan polisi) maka sangat dimungkinkan kita akan tetap menjadi tersangka dan ditahan sampai hakim memutuskan bahwa kita terlepas dari segala tuntutan hukum.
Siapa bilang pegulat sumo harus bertubuh gemuk? Siapa bilang sumo "hanya" mengandalkan tenaga dan berat badan? Takanoyama Shuntaro membuktikan kalau semua pendapat itu salah.
Takanoyama Shuntaro yang mempunyai nama asli Pavel Bojar ini adalah mantan rikishi (pegulat sumo) asal Ceko dan merupakan orang Ceko pertama yang mengikuti turnamen sumo profesional di Jepang.
Shuntaro tercatat sebagai rikishi paling "mini" di era sumo modern, dengan ukuran badan "hanya" 187 cm dan 98 kg.
Takanoyama Shuntaro
Karena ukuran badan yang kecil, Shuntaro-san lebih banyak mengandalkan teknik bantingan untuk mengalahkan lawan-lawannya dan terkenal sebagai rikishi yang paling teknikal, hal ini tidak mengherankan karena ia pernah belajar Judo sebelum masuk ke dunia sumo profesional.
Takanoyama Shuntaro pensiun dari karir sumo-nya pada Juli 2014 di usia 31 tahun.
Video di bawah ini menampilkan beberapa pertandingan sumo yang dimenangkan oleh Shuntaro-san (sumber: https://www.youtube.com/watch?v=2Gp_mhW6yLk).
Ingin meningkatkan daya ingat Anda? mungkin Anda bisa mencontoh cara-cara ninja untuk menyimpan ingatan.
Ninja adalah mata-mata pada jaman feodal Jepang. Pada masa itu sering terjadi perebutan kekuasaan antara para daimyo (tuan tanah) sehingga informasi tentang aktivitas dan kekuatan lawan menjadi sangat penting. Ninja adalah orang yang dikirim dalam suatu misi untuk memata-matai lawan dan mendapatkan informasi rahasia tersebut.
Image dari flickr.com
Informasi rahasia yang didapatkan oleh seorang ninja tidak selalu dapat dicatat, sehingga ninja harus mempunyai ingatan yang kuat untuk dapat menyampaikan kembali informasi tersebut kepada daimyo majikannya. Untuk itu, seorang ninja harus mempunyai ingatan yang "sempurna".
Untuk alasan itulah ninja mengembangkan berbagai metode untuk menyimpan ingatan.
Ada kalanya karena tugas memata-matai lawan, seorang ninja harus tinggal dan bersembunyi di loteng sebuah bangunan milik lawan. Mereka tentu saja tidak dapat mencatat semua informasi yang mereka dengar karena kegelapan di loteng, tetapi mereka tetap harus mengingat apa yang mereka dengar.
Jadi apa yang dilakukan oleh seorang ninja? Mereka mengkaitkan nama anggota badan dengan angka, misalnya: 1 - kepala, 2 - dahi, 3 - mata, 4 - hidung, 5 - mulut, 6 - tenggorokan, 7 - dada, 8 - perut, 9 - pinggang, 10 - kaki.
Metode seperti ini bisa juga diterapkan pada bahan makanan, misalnya:
1 - taro (imo), 2 - prem rebus (niume), 3 - cabe Jepang (sansho), 4 - jamur shitake (shitake), 5 - ketela Jepang (gobo).
[Bunyi suku kata pertama dari nama tiap bahan makanan tersebut sama dengan bunyi angka 1-5 dalam bahasa Jepang, karena itulah bahan makanan tersebut dikaitkan dengan angka.]
Dengan cara ini, ninja bisa dengan mudah mengingat sebuah informasi dengan cara mengkaitkan benda dengan angka.
Bekas luka akan selalu "mengingat"
Btw, Anda punya bekas luka di tubuh Anda? Kalau iya kemungkinan besar Anda masih ingat kapan dan dimana Anda mendapatkannya.
Rasa sakit dan memori adalah dua hal yang saling berhubungan erat (itulah mengapa orang yang putus cinta/mengalami "sakit hati" sulit untuk move on :-)). Saking dekatnya hubungan antara cinta rasa sakit dengan memori, ninja juga memanfaatkan rasa sakit dan bekas luka untuk "menyimpan" memori.
Terkadang mereka sengaja melukai tubuh mereka sendiri dengan pedang atau pisau saat sedang berusaha menyimpan informasi penting dalam ingatannya. Dengan cara ini, ninja bisa "memanggil" kembali ingatan mereka saat melihat bekas luka di tubuhnya. Cara ini disebut dengan "Fubo no Jutsu" yang berarti "teknik untuk tidak pernah lupa".
Tony Buzan, seorang ahli memori, menyamakan Fubo no Jutsu ini dengan menggantungkan jaket pada gantungan baju. Anda akan dengan mudah menemukan jaket Anda (informasi baru) bila Anda menggantungkannya pada gantungan baju yang menempel di tembok dan tidak bisa dipindah-pindah (sesuatu yang mudah Anda ingat).
[Orang Romawi kuno juga menggunakan prinsip yang hampir sama untuk mengembangkan teknik mengingat yang disebut dengan "Roman Room" yaitu dengan membayangkan sebuah ruangan untuk kemudian menambahkan 'benda-benda' ke dalam ruangan tersebut untuk setiap informasi baru yang harus diingat.
Misalnya ruang yang Anda bayangkan adalah kamar tidur dan Anda ingin mengingat untuk membeli ikan sebagai lauk makan malam. Anda bisa membayangkan sebuah meja dapur dengan talenan, pisau daging, dan ikan tuna diatasnya. 'Keanehan' adanya meja dapur di dalam kamar tidur akan membuatnya mudah diingat dan detil seperti talenan, pisau serta ikan tuna akan semakin memperkuat ingatan tersebut.]
Selain untuk "menyimpan" memori, ninja juga memanfaatkan bekas luka dengan cara "kreatif" lain. Sebelum menjalankan misi mereka akan menggunduli kepalanya, saat mereka mendapatkan informasi yang menjadi tujuan misinya, mereka akan "mencatat" informasi tersebut di kepalanya dengan menggunakan pisau. Setelah itu mereka akan bersembunyi beberapa waktu sampai rambutnya tumbuh kembali dan menyembunyikan "catatan" tersebut. Setelah merasa rambut mereka sudah cukup panjang, mereka akan pulang dan setelah itu kembali mencukur habis rambutnya untuk menampakkan "catatan" yang telah mereka buat.
Ya, bagi seorang ninja, melukai diri sendiri adalah hal yang wajar untuk meningkatkan profesionalitas dan efektivitasnya dalam sebuah misi.
Walaupun melukai tubuh mereka sendiri adalah hal yang 'wajar', tentu saja akan lebih baik bila seorang ninja mampu menulis informasi yang mereka dapatkan di sebuah kertas. Dan seorang ninja mempunyai cara tersendiri untuk melakukan hal ini. Cara/teknik tersebut dinamakan "Inbun Hitoku no Ho".
Mula-mula seorang ninja menyiapkan tongkat kecil dengan diameter tertentu sepanjang 30 cm dan kertas gulung selebar 1 cm. Mereka kemudian melilitkan kertas gulung di tongkat tersebut. Mereka mencatat informasi di lilitan kertas tersebut dan setelah selesai mereka akan melepaskan lilitan kertas tersebut. Dengan cara ini orang lain akan gagal paham dengan tulisan di kertas tersebut bila melihatnya. Untuk membaca kembali catatan ini, rekan atau daimyo majikan si ninja harus melilitkan kembali kertas tersebut pada tongkat kecil dengan diameter yang sama. Inilah surat rahasia versi ninja.
Bagaimana cara ninja membawa dokumen rahasia? Seorang ninja yang sedang menyamar tentu saja harus melewati suatu checkpoint di suatu daerah. Bila mereka ditemukan membawa kertas dengan tulisan yang mencurigakan tentu saja hal tersebut akan membahayakan diri mereka serta misi yang sedang mereka jalankan. Jadi apa yang dilakukan oleh seorang ninja? Mereka memotong-motong dokumen tersebut menjadi potongan kertas dengan lebar 5-10 mm dan menganyamkannya pada "amigasa" (topi jerami untuk pengelana) atau pada "waraji" (sandal jerami).
Waraji (sandal jerami)
Para penjaga checkpoint tentu saja tidak akan memeriksa dengan detil (memeriksa anyaman amigasa atau waraji) sehingga seorang ninja bisa keluar dari daerah kekuasaan lawan dan membawa dokumen rahasia dengan mudah.
Saya tutup artikel ini dengan sebuah tes untuk mengingat ala ninja:
Hafalkan 32 digit angka berikut ini dalam waktu satu menit
281 01 9 281 70 819 45 30 091 9 65 1 011 1 945
Demikian yang bisa saya bagikan, semoga bermanfaat.
Di artikel saya sebelumnya tentang keseimbangan dalam seni beladiri, saya membahas tentang fisiologi dasar keseimbangan dan bagaimana cara mempertahankan keseimbangan saat atau setelah kita bergerak dan/atau mengaplikasikan suatu teknik beladiri.
Image dari pixabay.com
Keseimbangan, terutama keseimbangan saat dan/atau setelah bergerak, memang merupakan salah satu hal yang cukup sulit untuk dikuasai dalam seni beladiri, untungnya keseimbangan ini dapat dilatih dan ditingkatkan.
Berikut ini adalah beberapa latihan yang dapat dilakukan untuk melatih dan meningkatkan keseimbangan Anda.
1. Latihan proprioseptif Reseptor proprioseptif terdapat di sendi, otot dan kulit kita. Proprioseptif merupakan suatu 'sensor' untuk mengetahui dan merasakan dimana 'letak' tangan, lengan, telapak kaki, ataupun kaki kita tanpa harus melihatnya.
Proprioseptif merupakan hal yang sangat penting dalam melatih 'ingatan' otot. Di dalam seni beladiri, proprioseptif yang terlatih akan membuat kita mampu membentuk kamae, berpindah kamae, ataupun bergerak tanpa harus melihat kaki dan telapak kaki kita dan tetap dapat mempertahankan keseimbangan.
Beberapa pose yoga seperti natarajasana, dhruvasana (tree pose), dan one leg balance bisa digunakan untuk melatih sistem proprioseptif dan bermanfaat untuk meningkatkan keseimbangan.
Natarajasana
Image dari pixabay.com
Berdiri tegak, angkat dan tekuk kaki kiri ke belakang, pegang punggung kaki kiri dengan tangan kiri, seimbangkan badan, angkat tangan kanan sejajar dengan mata seperti akan "terbang", tahan posisi ini selama beberapa menit atau semampu Anda. Lakukan juga dengan kaki satunya.
Dhruvasana (tree pose)
Image dari flickr.com
Berdiri tegak, taruh telapak kaki kiri di paha kanan sebelah dalam, lutut kaki kiri mengarah ke samping, angkat dan satukan kedua telapak tangan di atas kepala. Tahan posisi ini selama beberapa menit atau semampu Anda. Lakukan juga dengan kaki satunya. Untuk menambah tingkat kesulitan Anda bisa melakukan pose ini sambil menutup mata Anda.
One Leg Balance
Berdiri tegak, turunkan badan ke depan sambil mengangkat kaki kiri lurus ke belakang. Kaki, punggung, dan leher membentuk satu garis lurus, luruskan lengan ke depan dan satukan kedua telapak tangan, pandangan mengarah ke lantai. Tahan posisi ini selama beberapa menit atau semampu Anda. Lakukan juga dengan kaki satunya.
Selain tiga pose yoga diatas, Anda juga bisa melakukan latihan berikut:
Pegang beban 0,5 - 1 kg di masing-masing tangan, angkat kaki kiri (jangan terlalu jauh dari tanah ataupun dari kaki kanan, namun jangan sampai menyentuh). Kemudian lakukan gerakan memukul ke arah atas bergantian antara tangan kanan dan kiri masing-masing 10 kali. Tanpa menaruh kaki kiri Anda ke tanah lakukan gerakan memukul ke arah samping bergantian antara tangan kanan dan kiri masing-masing 10 kali, kemudian lakukan gerakan memukul ke depan sebanyak 10 kali untuk masing-masing tangan, akhiri dengan memukul ke arah atas lagi masing-masing 10 kali. Lakukan juga dengan kaki satunya. Selain melatih keseimbangan, latihan ini juga akan melatih kekuatan pukulan Anda. Ingatlah untuk selalu menjaga punggung untuk tetap tegak, dan tekuk sedikit kaki yang menjadi tumpuan.
Berdiri dengan kedua kaki selebar bahu. Lompatlah ke depan dan mendarat dengan kaki kiri saja, tahan 2-3 detik, lompat kembali ke tempat semula (mendarat dengan dua kaki), lakukan juga dengan kaki kanan. Lompat ke samping kiri dan mendaratlah dengan kaki kiri, tahan 2-3 detik, lompat kembali ke posisi semula, sekarang lompat ke kanan (mendarat dengan kaki kanan), tahan 2-3 detik, kemudian lompat kembali ke posisi semula. Terakhir lompat ke belakang, lakukan bergantian antara kaki kiri dan kanan. Ingat tenaga lompatan harus berasal dari otot-otot kaki dan pinggang dan jangan membungkuk sebelum melompat.
2. Sistem vestibuler dan mata. Sayangnya tidak ada latihan khusus yang dapat melatih dua sistem ini, tetapi seperti kata pepatah jawa Anda akan bisa setelah terbiasa. Untuk mempertahankan keseimbangan, beberapa tips berikut ini bisa Anda lakukan:
Pertahankan leher, kepala, dan punggung dalam posisi tegak
Saat Anda harus berputar 180 derajat atau lebih, pertahankan pandangan ke depan dan putar kepala sesaat sebelum tubuh Anda berhenti berputar (seperti seorang penari balet), Anda juga bisa memutar kepala terlebih dulu sebelum memutar badan Anda
Demikian yang bisa saya bagikan.
Kalau Anda mengetahui metode latihan lain untuk melatih keseimbangan silakan dibagi di kolom komentar.
Salah satu hal yang paling sulit dalam seni beladiri adalah menjaga keseimbangan. Mungkin mudah saja bagi Anda untuk berdiri dengan satu kaki dalam posisi diam, tetapi cobalah berdiri dengan satu kaki setelah melakukan tendangan misalnya... sulit bukan?
Kabar buruknya banyak sekali jurus/kata/kihon hokei dari suatu seni beladiri yang mengharuskan kita berdiri dengan satu kaki setelah melakukan suatu gerakan entah itu menendang, melompat, ataupun gerakan-gerakan yang lain.
Image dari pixabay.com
Apa itu keseimbangan? Menurut Wikipedia keseimbangan adalah: "The ability to maintain the line of gravity of a body within the base of support with minimal postural sway" (definisi ini saya ambil dari wikipedia versi bahasa Inggris dan sengaja tidak saya terjemahkan karena saya kesulitan menterjemahkan kalimat tersebut tanpa mengubah artinya). Intinya keseimbangan adalah kemampuan kita untuk tetap berdiri tegak dengan satu/dua kaki tanpa harus "bergoyang-goyang" :).
Untuk mempertahankan keseimbangan, kita membutuhkan input dari tiga sistem yaitu:
Mata: indera penglihatan kita akan mendeteksi setiap perubahan posisi tubuh dan hubungannya dengan lingkungan sekitarnya.
Telinga: sistem vestibuler di telinga bagian dalam mendeteksi gerakan kepala dan bekerjasama dengan indera penglihatan untuk mendeteksi arah dan kecepatan rotasi serta membantu kita bergerak dalam satu garis lurus.
Otot dan ligamen: proprioseptor yaitu suatu reseptor sensorik yang terdapat di sekitar sendi kita membantu kita untuk mengetahui posisi anggota badan kita dan kaitannya dengan anggota badan yang lain.
Ketika ketiga mekanisme keseimbangan ini mendeteksi adanya perpindahan pusat gravitasi keluar dari base support-nya (dalam hal ini kedua kaki kita) dan kita mulai kehilangan keseimbangan maka tubuh akan melakukan koreksi untuk mengembalikan keseimbangan tersebut.
Sinyal saraf akan dikirimkan ke otot dimana koreksi dibutuhkan, otot tersebut akan berkontraksi/berelaksasi tergantung kebutuhan dan akan terus berkontraksi/berelaksasi secara bergantian hingga keseimbangan kembali pulih.
Jumlah otot dan ligamen yang terlibat untuk melakukan koreksi tergantung pada besar kecilnya keseimbangan yang hilang. Bila keseimbangan yang hilang kecil, sebagian besar koreksi akan terjadi di engkel (asumsi kita berdiri), semakin besar keseimbangan yang hilang maka otot-otot yang terlibat juga akan semakin banyak (lutut, pinggang, lengan, badan, dan sebagainya).
Apa itu base support dan dimana letak pusat gravitasi tubuh kita? Base support adalah jarak antara kedua telapak kaki kita. Jika Anda berdiri dengan kuda-kuda yang lebar, maka base support Anda akan lebih besar daripada bila Anda berdiri dengan kedua telapak kaki yang saling berdekatan atau bila Anda berdiri dengan satu kaki. Dengan base support yang besar, pusat gravitasi kita bisa bergerak (secara horizontal) lebih jauh sebelum keluar dari base support-nya (kita kehilangan keseimbangan).
Pusat gravitasi tubuh manusia terletak di tengah tubuh yaitu di suatu titik yang terletak sekitar 5 cm dibawah pusar, dalam seni beladiri titik ini disebut tanden atau dantian.
Keseimbangan yang baik akan kita dapatkan bila kita mempunyai base support yang besar, pusat gravitasi yang rendah, dan juga posisi leher dan tulang belakang (punggung) yang lurus. Hal ini didapatkan dari kuda-kuda yang lebar, kedua lutut yang sedikit ditekuk, dan juga badan yang tegak (tidak bungkuk).
Bagaimana caranya menjaga keseimbangan saat bergerak? Ketika bergerak usahakan base support tetap besar, pertahankan punggung yang tegak dan lurus, dan jangan sampai pusat gravitasi kita keluar dari base support. Saat bergerak usahakan pusat gravitasi tetap rendah (lutut tetap ditekuk).
Jika kita harus "mengorbankan" salah satu dari ketiga unsur keseimbangan (base support yang lebar, pusat gravitasi yang rendah, dan tulang belakang yang lurus), maka kita harus mengkompensasi hal tersebut dengan dua unsur yang lain. Misalnya di dalam sebuah jurus kita harus mendekatkan kedua telapak kaki kita, maka kita harus mempertahankan punggung yang tegak (supaya pusat gravitasi tidak keluar dari base support yang kecil) dan menekuk lutut kita lebih dalam supaya pusat gravitasi kita menjadi lebih rendah.
Cegukan (hiccups, hiccoughs) bisa timbul secara tiba-tiba tanpa penyebab yang jelas dan Anda tidak perlu khawatir bila Anda mengalami cegukan. Cegukan biasanya sembuh sendiri dan hilang dalam beberapa menit tanpa gejala sisa yang berarti (mungkin sedikit rasa pegal di bahu).
Apa penyebab cegukan?
Cegukan muncul karena kontraksi diafragma (lapisan otot berbentuk kubah yang memisahkan rongga dada dengan rongga perut) yang terjadi secara tiba-tiba dan tanpa disadari.
Image dari en.wikipedia.org
Diafragma adalah salah satu otot (selain otot-otot dada) yang membantu proses pernapasan. Saat menarik napas otot diafragma akan berkontraksi (menjadi datar) dan menyebabkan rongga dada membesar sehingga udara masuk ke dalam paru. Ketika menghembuskan napas, otot diafragma kembali rileks, rongga dada kembali mengecil dan mendorong udara keluar dari paru.
Pada keadaan tertentu, diafragma mengalami iritasi dan berkontraksi secara cepat dan tiba-tiba sehingga udara tertarik masuk ke dalam paru secara mendadak. Ketika udara yang masuk "membentur" pita suara, pita suara akan menutup sehingga terjadilah cegukan.
Beberapa hal yang menyebabkan iritasi diafragma antara lain:
Minum minuman yang terlalu panas
Minum minuman bersoda
Makan makanan pedas atau makan terlalu cepat
Perubahan suhu yang mendadak di dalam perut -- misalnya makan makanan yang panas kemudian minum minuman dingin
Menelan udara -- misalnya saat mengunyah permen
Terdapat gas di dalam perut
Merokok dan/atau minum minuman beralkohol
Emosi seperti tegang ataupun terlalu senang
Cegukan yang disebabkan oleh hal-hal diatas biasanya berlangsung hanya beberapa menit dan hilang sendiri tanpa diobati.
Pada beberapa kasus tertentu cegukan bisa berlangsung sampai beberapa hari bahkan beberapa bulan. Cegukan seperti ini dalam bahasa jawa disebut sebagai long-term hiccups atau prolonged hiccups. Tetapi kasus seperti ini sangat jarang dan biasanya merupakan tanda adanya masalah kesehatan yang lebih berat.
Beberapa penyebab prolonged hiccups antara lain:
Gangguan gastrointestinal seperti GERD (gastro-esophageal reflux disease), IBD (inflammatory bowel disease), atau sumbatan pada usus halus
Gangguan pernapasan seperti asma dan pneumonia
Gangguan metabolisme seperti diabetes, hipo/hiperglikemi
Iritasi pada nervus vagus (saraf yang mengatur diafragma) seperti gondok, meningitis, atau faringitis
Kondisi yang mengganggu sistem saraf pusat seperti stroke, tumor otak, encefalitis, atau gegar otak
Obat-obatan tertentu seperti kortikosteroid, barbiturat, benzodiazepine, opioid, metildopa, kemoterapi, atau obat bius
Apakah cegukan bisa menyebabkan gangguan kesehatan lain atau bahasa medisnya kompilasi komplikasi? Komplikasi biasanya timbul pada prolonged hiccups dan tidak pernah terjadi pada cegukan "biasa". Beberapa komplikasi yang bisa timbul antara lain:
Insomnia -- bila cegukan terjadi pada malam hari, penderita akan kesulitan untuk tidur dan/atau sering terbangun dari tidurnya
Kelelahan kronis -- penderita cegukan akan merasakan capek yang berkepanjangan terutama bila mereka mengalami kesulitan tidur
Penurunan berat badan -- pada beberapa kasus tertentu interval antar cegukan bisa sangat pendek sehingga mengganggu saat makan
Gangguan komunikasi
Meningkatkan resiko depresi
Bagaimana caranya mengobati cegukan? Sebagian besar kasus cegukan tidak membutuhkan pengobatan dan akan hilang sendiri dalam beberapa menit. Akan tetapi bila cegukan terasa sangat mengganggu, ada beberapa teknik sederhana untuk membantu menyembuhkan cegukan, teknik-teknik tersebut antara lain:
Minum minuman dingin
Menahan napas selama beberapa detik
Menempelkan es di leher samping
Berdiri terbalik (handstand)
Membungkuk ke depan sambil mendekatkan lutut ke arah dada
Dikageti
Walaupun beberapa orang memang terbukti sembuh dari cegukan, tetapi teknik-teknik ini belum teruji secara medis dan tidak jelas cara kerja ataupun tingkat efektivitasnya.
Untuk prolonged hiccups, bila penyebabnya bisa diketahui, maka mengobati penyebab cegukan akan mengobati pula cegukannya. Misalnya penyebab cegukan adalah GERD, maka mengobati GERD (dengan obat-obatan yang mengurangi produksi asam lambung) akan mengobati cegukannya juga.
Demikian yang bisa saya bagikan. Semoga bermanfo'at.
Stres adalah sesuatu yang selalu kita hadapi setiap hari, entah itu karena masalah keluarga, kerja, kuliah, atau karena terlalu banyak pikiran, stres tidak akan bisa kita hindari.
Stres sebenarnya ada dua macam:
Stres normal - stres ini bisa memberikan dampak positif; misalnya Anda sedang dikejar deadline, stres akan membantu Anda untuk bekerja lebih cepat.
Stres patologis - stres yang berkepanjangan; stres berkepanjangan dengan frekuensi yang sering dapat mengganggu kesehatan Anda
Stres kan hanya dalam pikiran kita, kok bisa mengganggu kesehatan? Stres memang hanya ada di pikiran kita, tetapi bila sedang stres tubuh akan melepaskan hormon stres yaitu kortisol yang akan meningkatkan denyut jantung dan menyempitkan pembuluh darah sehingga tekanan darah Anda meningkat, selain itu pernapasan Anda akan menjadi pendek dan cepat.
Bagaimana saya bisa tahu kalau saya sedang stres? Bila Anda merasa mudah tersinggung, galau, gelisah, frustrasi, cemas berlebihan, kesepian, sulit konsentrasi, dan sering berpikiran negatif maka kemungkinan besar Anda sedang stres. Perasaan-perasaan tersebut terkadang ditemani dengan gejala fisik seperti jantung berdebar, rasa tidak nyaman di dada (sering dikaitkan dengan penyakit jantung sehingga menambah stres), selalu merasa capek, pusing/sakit kepala, dan sebagainya.
Lalu bagaimana caranya mengatasi stres?
Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah mengakui bahwa Anda sedang stres. Anda nggak akan mungkin mengatasi stres bila Anda menyangkal kalau Anda sedang stres. Setelah itu Anda bisa membuat list hal-hal yang membuat Anda stres sehingga sebisa mungkin Anda bisa menghindari hal-hal tersebut.
Langkah selanjutnya adalah melakukan hal-hal yang bisa membuat Anda rileks seperti curhat, olahraga (misalnya berlatih beladiri), kerjakan hobi Anda (kalau saya bermain video games), meditasi, istirahat cukup, dan hindari rokok/alkohol.
Satu hal lagi yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi stres adalah "bernapas dengan benar". Bernapas adalah sesuatu yang selalu kita lakukan, tetapi sedikit orang yang tahu bahwa kita bisa mendapatkan manfaat yang besar dengan mengatur napas kita salah satunya mengatasi stres.
Image dari pixabay.com
Banyak sekali teknik atau cara untuk melatih pernapasan. Disini saya akan menunjukkan cara yang paling sederhana untuk melatih napas Anda yaitu dengan cara menghembuskan napas lebih panjang daripada menarik napas.
Bagaimana bisa cara yang sangat mudah ini mengatasi stres? Bila Anda menghembuskan napas lebih lama satu detik saja daripada waktu Anda menarik napas, sistem saraf Anda akan mengirimkan sinyal ke otak untuk meningkatkan aktivitas sistem saraf parasimpatis dan menurunkan aktivitas sistem saraf simpatis.
Sistem saraf simpatis adalah sistem saraf yang mengatur fight or flight response yaitu respon tubuh untuk menghadapi "ancaman". Bila sistem saraf ini bekerja denyut jantung dan pernapasan Anda akan menjadi cepat, hormon kortisol juga akan dilepaskan ke pembuluh darah untuk mempersiapkan tubuh menghadapi ancaman.
Bila ancaman tersebut berupa "Saya dikejar anjing dan harus lari menghindar" maka sistem saraf ini adalah teman Anda, tetapi bila ancaman tersebut berupa "Saya benci dengan bos saya, bisanya cuma marah-marah" maka hal ini tidak akan membantu Anda.
Sistem parasimpatis adalah kebalikannya, sistem ini akan "menenangkan" tubuh Anda dengan cara menurunkan denyut jantung dan pernapasan serta menurunkan tekanan darah.
Bagaimana cara mengatur napas saya untuk mengaktifkan sistem parasimpatis? Mudah saja, tetapkan hitungan untuk menarik napas dan juga hitungan untuk menghembuskan napas, misalnya 4 hitungan untuk menarik napas dan 6 hitungan untuk menghembuskan napas (4 - 6), beri juga jeda satu/dua hitungan setelah menarik napas dan setelah menghembuskan napas. Berikut langkah-langkahnya:
Duduk dengan punggung tegak namun tetap rileks
Pejamkan mata dan mulai perhatikan napas Anda
Tarik napas melalui hidung selama 4 hitungan kemudian tahan napas selama 1 hitungan
Hembuskan napas melalui hidung selama 6 hitungan, kemudian tahan selama 1 hitungan
Ulangi lagi tahap ketiga, demikian seterusnya
Ingat napas Anda harus halus dan teratur. Bila Anda merasa hitungan 4 - 6 terlalu panjang atau malah terlalu pendek, Anda bisa menyesuaikannya dengan kemampuan Anda, misalnya menjadi 6 - 8 atau 2 - 4. Intinya Anda harus merasa nyaman selama melakukan latihan ini. Lakukan latihan ini selama 5 menit dan rasakan hasilnya.
Anda tahu sumo?Anda mungkin berpikir bahwa sumo hanyalah pertandingan gulat antara dua orang laki-laki gemuk yang memakai "popok", yang bergulat di dalam sebuah ring (dohyo) berbentuk bulat.
Pendapat tersebut memang ada benarnya, tetapi sumo bukan sekedar pertandingan gulat biasa. Sumo, yang merupakan salah satu olahraga nasional Jepang ini, ternyata menyimpan banyak misteri yang tidak diketahui bahkan oleh orang Jepang sendiri.
Image dari ms.wikipedia.org
Berikut ini adalah beberapa fakta tentang olahraga sumo yang mungkin belum Anda ketahui:
#1. Sumo adalah bagian dari ritual keagamaan Sumo adalah salah satu olahraga tertua di dunia, sudah ada sejak 1500 tahun yang lalu. Pada awalnya sumo adalah bagian dari ritual agama Shinto, dimana manusia bergulat dengan kami (dewa Shinto). Dohyo (ring sumo) bisa ditemukan di banyak kuil di Jepang.
Hubungan antara sumo dengan shinto masih bisa dilihat sampai sekarang. Wasit dalam pertandingan sumo bertindak sebagai 'pendeta shinto'. Sebelum memimpin pertandingan mereka melakukan ritual pengusiran roh jahat dari ring. Para pegulat sumo sendiri selalu menebarkan garam ke dalam dohyosetiap kali akan bertanding untuk 'memurnikannya'.
'Atap' di atas dohyo juga dibuat menyerupai atap kuil, sehingga dohyo dianggap sebagai tempat yang suci.
#2. Peraturan pertandingan Pertandingan sumo tidak akan dimulai sebelum kedua pegulat meletakkan kedua tangannya di tanah secara bersamaan. Hal ini sering dimanfaatkan oleh para pegulat untuk merusak konsentrasi lawannya dengan cara berpura-pura hendak meletakkan tangannya sebelum berdiri kembali.
Begitu dimulai, pertandingan sumo biasanya hanya berlangsung beberapa detik saja (walaupun bisa juga berlangsung selama beberapa menit). Pertandingan dianggap berakhir bila salah satu pegulat terlempar keluar daridohyo atau salah satu anggota badannya kecuali telapak kaki menyentuh tanah.
Uniknya pertandingan bisa juga berakhir bila salah seorang pegulat kehilangan mawashi atau cawat yang dipakainya dimana pegulat yang 'telanjang' akan terkena disqualifikasi. Walaupun kejadian ini sangat jarang terjadi, pada sebuah pertandingan pada bulan Mei tahun 2000, seorang pegulat bernama Asanokiri 'tertelanjangi' dan langsung terkena disqualifikasi.
Anda bisa melihat sebuah pertandingan sumo pada video dibawah ini (sumber: https://www.youtube.com/watch?v=ws-mAoZkG_w&gl=ID&hl=id).
#3. Wasit dan bunuh diri Wasit adalah orang yang paling 'dibenci' dalam setiap pertandingan olahraga apapun. Keputusan yang mereka ambil akan sangat menentukan hasil pertandingan. Pengambilan keputusan yang salah satu kali saja bisa mengubah segalanya.
Tetapi seburuk apapun keputusan yang diambil oleh seorang wasit, jarang sekali yang mengakibatkan konsekuensi serius (paling-paling cuma dilempari botol oleh suporter atau dipukuli pemain :-)).
Hal yang berbeda akan Anda temui dalam sumo. Wasit (disebut gyoji) mempertaruhkan kehormatannya dalam setiap keputusan yang mereka ambil. Wasit dalam pertandingan sumo selalu membawa tanto (pisau kecil) sebagai simbol bahwa mereka siap melakukan seppuku bila salah dalam mengambil keputusan.
Walaupun belum pernah ada gyoji yang melakukan seppuku, seorang gyoji akan langsung mengajukan surat pengunduran diri bila melakukan kesalahan dalam suatu pertandingan.
#4. Kehidupan keras seorang pegulat sumo Walaupun berbadan 'gemuk', jangan dikira bahwa seorang pegulat sumo (rikishi) adalah orang yang kerjanya bermalas-malasan. Mereka menjalani latihan yang sangat keras setiap hari. Seorang rikishi menjalani kehidupan sehari-hari di sebuah tempat yang disebut 'sumobeya'. Mereka makan, tidur, dan berlatih di tempat tersebut sepanjang karir sumo mereka.
Hampir sama dengan seni beladiri yang lain, hirarki sangat dipegang teguh dalam sumo. Di dalam sumobeya, pegulat paling junior adalah yang paling 'menderita'. Mereka harus bangun paling awal, mencuci pakaian serta memasak untuk para seniornya, mereka juga harus mandi paling akhir, dan baru diperbolehkan makan setelah para seniornya selesai makan.
Para junior juga seringkali di-bully oleh para seniornya dengan alasan untuk memperkuat fisik dan mental. Tidak jarang pem-bully-an ini kebablasan sehingga menyebabkan cedera bahkan dalam kasus yang sangat jarang kematian.
#5. Pegulat sumo harus memakai pakaian tradisional Dengan alasan kedisiplinan, pegulat sumo bahkan tidak diperbolehkan memilih pakaiannya sendiri.
Segera setelah bergabung dalam sebuah sumobeya, seorang pegulat sumo diwajibkan memanjangkan rambut sehingga rambutnya bisa diikat membentuk chonmage, yaitu gaya rambut mirip samurai di jaman Edo.
Image dari commons.wikipedia.org
Mereka diharuskan untuk selalu memakai pakaian tradisional Jepang (yukata) dan gaya rambut chonmage ini di muka umum. Karena gaya yang khas ini (selain karena ukuran tubuhnya yang 10 kali lebih besar dari orang normal) Anda akan mudah sekali menemukan seorang pesumo di tempat umum.
#6. Pegulat sumo bahkan dilarang bertingkah laku semaunya sendiri Selain gaya fashion, seorang pesumo juga mempunyai aturan tersendiri dalam bertingkah laku. Mereka harus bertutur kata dan bertingkah laku lembut dan sopan di muka umum.
Di dalam kejuaraan sumo, seorang pesumo juga dilarang menunjukkan kegembiraan saat meraih kemenangan atau menunjukkan rasa kecewa saat mengalami kekalahan.
#7. Orang asing boleh ikut ber-sumo Tidak semua pesumo adalah orang Jepang asli, walaupun terdapat aturan satu orang asing (disebut gaijin) untuk satu sumobeya, orang asing juga diperbolehkan untuk ber-sumo. Tetapi ada syaratnya, para gaijin ini diharuskan lancar berbahasa Jepang serta harus mengerti budaya dan tradisi Jepang.
#8. Seorang pesumo tidak selalu 'gemuk' Image seorang pesumo yang berbadan gemuk sebenarnya baru muncul pada abad ke-20, pesumo jaman dulu biasanya berbadan kurus tetapi kuat dan terlihat berotot.
Hal ini disebabkan tidak adanya pembagian kelas berdasarkan berat badan pada pertandingan sumo profesional, sehingga setiap pesumo ingin menjadi sebesar mungkin agar bisa menggunakan berat badannya sebagai 'senjata' di dalam ring.
Salah satu pengecualian adalah Shuntaro Takanoyama, seorang pegulat sumo asal Ceko yang dikenal sebagai 'skinny sumo'. Dengan tinggi badan 187 cm dan berat 'hanya' 98 kg, Shuntaro tergolong kecil untuk ukuran pesumo (bandingkan dengan Akebono Taro 203 cm dan 223 kg). Walaupun berbadan 'kecil', Shuntaro mempunyai prestasi yang nggak main-main, meraih peringkat maegashira pada tahun 2011.
Takanoyama Shuntaro, 'skinny sumo'
Badan 'raksasa' ini didapatkan dari diet dan gaya hidup pesumo dalam sumobeya. Pesumo memulai latihannya pada waktu fajar dengan keadaan perut kosong. Sekitar tengah hari mereka berhenti berlatih untuk makan. Menu makan mereka adalah campuran daging, sayuran, dan nasi yang disebut chankonabe. Porsi makan para pesumo ini sangat gila-gilaan, mungkin orang biasa sudah muntah karena kewaregen (terlalu kenyang) bila makan dengan porsi mereka. Setelah itu mereka akan tidur siang sampai menjelang makan malam untuk kembali menyantap chankonabe sebelum tidur malam.
#9. Untuk saat ini tidak ada pesumo asli Jepang yang meraih gelar yokozuna Yokozuna adalah tingkatan tertinggi dalam olahraga sumo (sama seperti sabuk merah pada Judo). Selama bertahun-tahun gaijin tidak diperbolehkan memegang gelar yokozuna sampai pada tahun 1993 seorang pesumo asal Hawaii bernama Chadwick Haheo Rowan (dengan nama ring Taro Akebono) menjadi gaijin pertama yang mendapatkan gelar yokozuna.
Akebono Taro, gaijin pertama yang meraih gelar yokozuna
Walaupun jumlah pesumo asing sangat kecil bila dibandingkan dengan jumlah pesumo asli Jepang, tiga orang yokozuna yang aktif saat ini semuanya berasal dari luar Jepang (Mongolia).
Seperti halnya pesumo, gyoji juga mempunyai tingkatan yang ditandai dengan warna baju tradisional yang mereka pakai saat memimpin pertandingan. Tingkatan gyoji tertinggi diberi gelar Kimura Shonosuke, tetapi berbeda dengan yokozuna, gelar ini hanya boleh dipegang oleh satu orang sampai orang tersebut pensiun.
#10. Tidak ada sumo wanita Seperti halnya cabang olahraga laindimana nomor putra selalu lebih populer daripada nomor putri (kecuali mungkin voli pantai :-)), sumo pun juga begitu. Akan tetapi sumo lebih 'kejam', tidak hanya melarang wanita berpartisipasi tetapi juga melarang seorang wanita memasuki ring karena dianggap 'mengotori' kesucian ring.
Pernah terjadi sedikit kegegeran ketika Fusae Ohta, gubernur wanita Osaka yang menjabat tahun 2000-2008, dilarang memasuki ring untuk mempersembahkan hadiah kepada pemenang.
Tidak selamanya sumo kejam kepada wanita, pada abad ke-18 terdapat semacam pertandingan sumo wanita di beberapa wilayah Jepang. Walaupun sebagian besar hanya sebagai hiburan, beberapa diantaranya memegang peran penting dalam ritual shinto. Sekarang ini pertandingan sumo profesional wanita dilarang dan hanya diperbolehkan untuk tingkat amatir saja.
Pegulat sumo wanita
Itulah dia 10 fakta tentang sumo yang mungkin belum Anda ketahui. Lain kali jika Anda ingin menertawakan sumo ingatlah bahwa sumo adalah olahraga yang serius dan membutuhkan kedisiplinan tingkat tinggi yang mungkin tidak akan mampu Anda dan saya lakukan.